Dongeng Ikan Dan Burung Tema 7 Kelas 2


Dongeng Ikan Dan Burung Tema 7 Kelas 2

kak tolong di ceeitakan tentang dongeng ikan dan burung soalnya di buku adek ku gak ada ceritanya bukunya tema 7 kelas 2​

1. kak tolong di ceeitakan tentang dongeng ikan dan burung soalnya di buku adek ku gak ada ceritanya bukunya tema 7 kelas 2​


cerita fabel "Ikan dan burung"adalah Cerita yg terdapat pada buku tema 7 kelas 2.pada cerita fabel "ikan dan burung"Siswa diminta untuk mendengarkan yg disampaikan guru, kemudian siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan yg berhubungan dgn cerita"iklan dan burung".

Penjelasan:

1.Siapakah tokoh dongeng yang disampaikan guru?.Jawaban:ikan dan burung

2.dimanakah letak tempat cerita tersebut?Jawaban: dipinggir sungai

3.dimanakah tempat hidup cacing yg dimakan oleh burung?Jawaban:didasar sungai

4.burung ingin membantu ikan dengan cara? jawaban: mencari cacing didasar sungai

5.ikan ingin membantu burung dengan cara?megambil biji-bijian

6.setelah ikan Dan burung berkenalan maka mereka menjadi? sahabat yang saling membantu

thank you don't forget to follow my brainly account!

2. Apa tema dan bagaimana sifat burung pada dongeng tersebut


kasih gambar kek ini cuma soalnya doang haduhhh

Penjelasan:

tapi gpp lah gw dapet poin


3. dongeng ikan dan burung​


Jawaban:

pertanyaannya mana gan?


4. naon tema eta dongeng teh? kelas x


Jawaban:

aing macan

*dongengnya mana:v


5. Tematik tema 7 kelas 2 sdHalaman 3Siapakah yamg di ceritakan dalam dongeng tersebut​


−﴾Berikut jawaban + penjelasannya﴿−

Jawaban:

• Pertanyaan

[tex]\red{1. \: Siapakah \: yang \: diceritakan \: dalam \: dongeng \: tersebut?}[/tex]

[tex]\blue{2. \: Bagaimana \; kecerdikan \: tikus?}[/tex]

[tex]\pink{3. \: Mengapa \: ular \: dan \: tikus \: dapat \: hidup \: bersama?}[/tex]

• Jawaban

1. Dongeng diatas menceritakan tentang Ular dan Tikus.

2. Kecerdikan Tikus yaitu:

Sangat mudah curiga dengan setiap perubahan di lingkungannya.Memiliki indra penciuman yang tajam.Tikus merupakan hama yang lincah dan gesit.Tikus merupakan hewan sosial yang suka berkomunikasi satu sama lain.

3. Alasan Ular dan Tikus dapat hidup bersama adalah sebagai berikut:

Ular dan Tikus saling membutuhkan satu sama lain.

Semogamembantu

Maafkalausalah


6. siapakah tokoh dongeng yang di sampaikan guru .( ikan dan burung)​


Jawaban:

Ikan Dan Burung

(Maaf kalau salah)

Jawaban:

Ikan dan burung (sorry kalo salah)


7. Apa isi cerita dongeng kecerdikan menumbuhkan kebaikan tema 7 kelas 2 SD


Isi cerita dongeng Kecerdikan Menumbuhkan Kebaikan adalah tentang ular dan tikus pasir yang hidup di padang pasir. Ular ingin sekali memakan tikus, tetapi tikus berusaha mencari jalan agar tidak dimakan oleh ular. Hingga suatu hari, ketika ular akan memakannya, tikus berkata bahwa jika ular memakannya karena ular akan sendirian dan mati. Karena ular tidak akan mempunyai teman untuk mencari makan.

Pembahasan

Cerita dongeng Kecerdikan Menumbuhkan Kebaikan terdapat pada tema 7 kelas 2.

Yang dimaksud kecerdikan menumbuhkan kebaikan di sini adalah kecerdikan tikus dapat menyelamatkan dari ular. Tikus tidak hanya selamat saat itu juga, tetapi selamanya karena tikus dan ular menjadi sahabat dan hidup berdampingan.

Amanat dari cerita dongeng Kecerdikan Menumbuhkan Kebaikan adalah kita harus berpikir dengan cerdik dalam segala hal.

Pelajari lebih lanjut

Cerita singkat ular dan tikus pada dongeng Kecerdikan Menumbuhkan kebaikan dapat dilihat di brainly.co.id/tugas/14914979

Dongeng dengan tema kecerdikan membawa kebaikan dapat dilihat di https://brainly.co.id/tugas/14855491

Bagaimana kecerdikan tikus dapat dilihat di https://brainly.co.id/tugas/27239131

--------------------------------

Detil jawaban

Kelas: II

Mapel: Bahasa Indonesia

Bab: Kebersamaan (tema 7)

Kode: 2.1.7

#JadiRankingSatu


8. contoh ringkasan dongeng fabel "ikan dan burung"plizz bantu kakak :)


Jawaban:

Di sebuah hutan hiduplah dua binatang yang saling bersahabat. Binatang itu adalah burung dan ikan. Keduanya sangat dekat dan selalu saling membantu. Kedekatan keduanya ini tidak terjadi begitu saja, melainkan melalui suatu kejadian yang mengubah mereka. Waktu itu ikan sedang beristirahat di pinggiran sungai. Ia memandangi biji-bijian di pohon tepat di atasnya.

Kelihatannya biji-bijian itu enak dimakan kata ikan dalam hati.

Ia lalu berusaha meloncat setinggi-tingginya untuk mendapatkannya. Berkali-kali ia meloncat, namun tidak berhasil mencapai biji-bijian itu. Ia hanya bisa memandangi biji-bijian itu. Saat sedang memandangi biji-bijian itu, perhatiannya teralihkan oleh seekor burung yang berterbangan ke sana-kemari.

"Tuhan, kenapa Engkau tidak memberiku sayap untuk terbang agar aku bisa meraih biji-bijian itu?" Kata si ikan dalam hati.

Kita tinggalkan si ikan dan beralih ke burung. Setelah beterbangan, burung lalu hinggap di salah satu dahan pohon di pinggir sungai untuk beristirahat. Saat itu ia melihat ke air. Di dasar air sungai itu ia melihat banyak sekali cacing bergeliatan.

"Kelihatannya cacing-cacing itu enak dimakan". Kata burung dalam hati.

Ia lalu berusaha masuk ke dalam air untuk menyelam dan menangkap cacing-cacing itu. Namun, ia tidak berhasil karena ia tidak bisa berenang. Ia lalu hanya bisa memandangi cacing itu dari atas pohon. Saat sedang memandangi cacing-cacing di dalam air, perhatiannya teralihkan pada ikan yang sedang berenang di dalam air.

"Tuhan, kenapa Engkau tidak memberiku ekor dan sirip untuk berenang agar aku bisa meraih cacing-cacing dalam air itu?" kata si burung dalam hati.

Akhirnya ikan dan burung saling tahu kesulitan masing-masing. Berkali-kali si ikan melihat burung menyelam ke air untuk mendapatkan cacing. Demikian pun si burung berkali-kali melihat ikan meloncat-loncat untuk mendapatkan biji-bijian. Lalu mereka berkenalan.

"Hei ikan, apakah kau menginginkan biji-bijian ini?" kata burung.

"Benar, tapi aku tidak punya sayap sepertimu sehingga tidak bisa terbang mendapatkan biji-bijian itu." jawab si ikan.

*Aku juga menginginkan cacing di dasar sungai, tapi aku idak punya sirip sepertimu sehingga tidak bisa mendapatkan cacing-cacing itu." balas si burung.

"Gimana jika kau membantuku mengambil biji-bijian itu dan aku akan membantumu mendapatkan cacing-cacing di dasar sungai." Ajak si ikan.

"Wow ide bagus, aku setuju." Sahut si burung.

Akhirnya ikan dan burung menjadi sahabat dan saling membantu


9. apa tema dari dongeng seekor anak Burung yang membalas budi jawab:​


Jawaban:

mata pelajaran; bahasa indonesia

kls ;6

tema; Seekor Anak Burung yang Membalas Budi

Penjelasan:

Mereka menghabiskan waktu bersama dengan sangat bahagia dan saling menyanyangi. amanatnya : Seekor Anak Burung yang Membalas Budi adalah sayangi kedua orang tuamu dan sayangilah mereka. Ketika kita masih kiecil mereka yang merawat dan melindungi kita dengan penuh kasih sayang

semoga membantu.

nanti kasih bintang 5,follow,dan jadikan yg terbaikya.


10. Siapa tokoh dongeng flanel ikan dan burung


Tokoh dari dongeng “Ikan dan Burung” adalah seekor ikan dan burung. Dongeng ini diciptakan oleh Kak Yunarvian.

Pembahasan

Tokoh dari dongeng “Ikan dan Burung” adalah seekor ikan dan burung. Dongeng ini diciptakan oleh Kak Yunarvian.

Berikut adalah penggalan kisah dari dongeng “Ikan dan Burung” karya Kak Yunarvian.

Di sebuah hutan hiduplah dua binatang yang saling bersahabat. Binatang itu adalah burung dan ikan. Keduanya sangat dekat dan selalu saling membantu. Kedekatan keduanya ini tidak terjadi begitu saja, melainkan melalui suatu kejadian yang mengubah mereka. Waktu itu ikan sedang beristirahat di pinggiran sungai. Ia memandangi biji-bijian di pohon tepat di atasnya.

“Kelihatannya biji-bijian itu enak dimakan,” kata ikan dalam hati.

Ia lalu berusaha meloncat setinggi-tingginya untuk mendapatkannya. Berkali-kali ia meloncat, namun tidak berhasil mencapai biji-bijian itu. Ia hanya bisa memandangi biji-bijian itu. Saat sedang memandangi biji-bijian itu, perhatiannya teralihkan oleh seekor burung yang berterbangan ke sana-kemari.

“Tuhan, kenapa Engkau tidak memberiku sayap untuk terbang agar aku bisa meraih biji-bijian itu?” Kata si ikan dalam hati.

Kita tinggalkan si ikan dan beralih ke burung. Setelah beterbangan, burung lalu hinggap di salah satu dahan pohon di pinggir sungai untuk beristirahat. Saat itu ia melihat ke air. Di dasar air sungai itu ia melihat banyak sekali cacing bergeliatan.

“Kelihatannya cacing-cacing itu enak dimakan.” Kata burung dalam hati.

Ia lalu berusaha masuk ke dalam air untuk menyelam dan menangkap cacing-cacing itu. Namun, ia tidak berhasil karena ia tidak bisa berenang. Ia lalu hanya bisa memandangi cacing itu dari atas pohon. Saat sedang memandangi cacing-cacing di dalam air, perhatiannya teralihkan pada ikan yang sedang berenang di dalam air.

“Tuhan, kenapa Engkau tidak memberiku ekor dan sirip untuk berenang agar aku bisa meraih cacing-cacing dalam air itu?” kata si burung dalam hati.

Akhirnya ikan dan burung saling tahu kesulitan masing-masing. Berkali-kali si ikan melihat burung menyelam ke air untuk mendapatkan cacing. Demikian pun si burung berkali-kali melihat ikan meloncat-loncat untuk mendapatkan biji-bijian. Lalu mereka berkenalan.

“Hei ikan, apakah kau menginginkan biji-bijian ini?” kata burung.

“Benar, tapi aku tidak punya sayap sepertimu sehingga tidak bisa terbang mendapatkan biji-bijian itu.” jawab si ikan.

“Aku juga menginginkan cacing di dasar sungai, tapi aku idak punya sirip sepertimu sehingga tidak bisa mendapatkan cacing-cacing itu.” balas si burung.

“Bagaimana jika kau membantuku mengambil biji-bijian itu dan aku akan membantumu mendapatkan cacing-cacing di dasar sungai.” Ajak si ikan.

“Wow ide bagus, aku setuju.” Sahut si burung.

Akhirnya ikan dan burung menjadi sahabat dan saling membantu.

Adapun amanat dari dongeng “Ikan dan Burung” adalah agar kita selalu mensyukuri dan menghargai apa yang telah kita miliki. Selain itu, untuk mencapai hal-hal yang sekiranya sulit untuk dilakukan sendiri, maka ada baiknya untuk mencari teman yang dapat saling membantu. Yang terakhir, ketika bersahabat saling menghargai dan membantulah satu sama lain.

Pelajari lebih lanjut Konflik yang dialami oleh tokoh utama dalam cerita “Puteri Alor” https://brainly.co.id/tugas/21431754 Tokoh dalam cerita “Bebek Selalu Hidup Rukun” https://brainly.co.id/tugas/22024843 Akhir dari sebuah konflik dalam cerita https://brainly.co.id/tugas/21849472

Detil Jawaban

Kelas : VIII

Mapel : Bahasa Indonesia

Bab : Mendongeng

Kode : 8.1.3

Kata Kunci : Tokoh dan Penokohan, Dongeng “Ikan dan Burung”, Unsur Intrinsik Dongeng


11. apa tema dari dongeng seekor anak Burung yang membalas budi jawab:​


Penjelasan:

Burung baik yg membalas budi


12. apa tema dari dongeng burung kasuari yang sombong?​


Jawaban:

fabel

maaf kalau salah :)

Jawaban:

burung sombong ( FABEL)

Penjelasan:

Maaf kalau salah

swmoga membantu


13. contoh dongeng jenis dongeng ikan dan burung merupakan contoh jenis​


Jawaban:

jawaban nya adalah cerita fabel

Jawaban:

fabel

Penjelasan:

tolong jadikan jawaban terbaik

14. Apa pesan dari dongeng tikus dan ular pada tema 7 bahasa indonesia kelas 2 sd?


Boleh fotoin soalnya dek?


15. 1. siapakah tokoh dongeng yg disampekam guru ? soal ikan & burung 2. dimanakah tempat dari cerita tersebut? 3. dimanakah tempat hidup cacing yg akan di makan oleh burung? 4. burung ingin membantu ikan dengan cara... 5. ikan ingin membantu burung dengan cara.. 6. setelah ikan dan burung berkenalan maka mereka...​


Jawaban:

1) anak kecil , ikan kecil ( ikan arwana ) , burung , serangga, dan cacing

2) di sebuah gua di papua yaitu di dalam gua tersebut terdapat sungai kecil tempat tinggal sang ikan.

3) tempat hidup cacing ada di dalam sungai yang di penuhi dengan lumpur ( sungai lumpur )

4) burung membantu burung dengan mencari ibu sang ikan yang hilang.

5) ____setahu saya sang burung tidak butuh bantuan dari sang ikan___

6) setelah ikan dan burung berkenalan , maka sang ikan langsung memintan bantuan kepada sang burung untuk mencarikan ibu nya.

SEMOGA MEMBANTU


Video Terkait


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rubrik Penilaian Soal Essay Bahasa Inggris

Contoh Soal Smart Technical Mechanical

Contoh Soal Dan Pembahasan Ogive